Lebih jauh Tedi menerangkan pihaknya selalu berkomitmen agar di Negeri Para Sai Batin dan Ulama itu bebas dari penyakit Malaria. Menurut Tedi penghargaan tersebut tidak terlepas dari kerjasama seluruh stakeholder dan sinergi antara pemerintah, Dinkes, dan masyarakat yang sangat diperlukan dalam pencegahan penyakit Malaria.
“Pesibar merupakan daerah tujuan wisata terutama wisata pantai/bahari yang tentunya dengan ditetapkannya Pesibar sebagai daerah bebas malaria dapat semakin menarik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk mengunjungi Pesibar,” imbuh Tedi.
Tedi berkomitmen bahwa Kabupaten Pesibar dapat menggerakkan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah munculnya kasus baru dan kematian akibat malaria serta mengkoordinasikan semua upaya yang diperlukan secara menyeluruh, terpadu, serentak, dan berkesinambungan demi mendukung tercapainya Eliminasi Malaria Nasional tahun 2030.
“Kedepan diharapkan Pesibar bisa mempertahankan status bebas malaria dan menjaga derajat kesehatan masyarakat melalui pembangunan kesehatan yang berwawasan lingkungan dan menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masyarakat,” tukasnya. (ers/WII)





