Dirinya menjelaskan, pada tahun ini juga akan dilaksanakan sejumlah kegiatan nasional, diantaranya Raimuna Nasional, Perkemahan Bakti Satuan Karya (Pertisaka) Bakti Husada tingkat Nasional, Musyawarah Pramuka Penegak dan Pandega Putri-Putra Nasional (Musppanitra) serta Musyawarah Nasional (Munas) Gerakan Pramuka di Banda Aceh, Provinsi Aceh.
“Semoga dalam menjalankan kegiatan ini kita akan lebih solid, lebih berkembang, lebih maju dan menjadi kebanggaan Indonesia yang kita cintai ini,” ujarnya.
Menurutnya, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka juga sedang berupaya untuk memperbaiki Undang-Undang Nomor 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka dan membangun sistem aplikasi yang mengarah kepada era digitalisasi agar Gerakan Pramuka tidak tertinggal.
“Tentu harapan kita agar melalui perbaikan Undang-Undang tersebut dan pengembangan teknologi dan informasi akan dapat menjadikan Gerakan Pramuka semakin berdaya guna dan berhasil guna,” pungkasnya.
(WII)





