Dampak El Nino, Harga Kebutuhan Pokok dan Pangan Naik Signifikan di Pesawaran

  • Bagikan
Yuston, salah satu pedagang sayur di pasar Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran/Foto: Angger

GEDONG TATAAN, WAKTUINDONESIA – Dampak kemarau panjang akibat badai gelombang panas El Nino berimbas di Pasar Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, dengan kenaikan harga sejumlah bahan kebutuhan pokok dan pangan.

Beberapa komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga mencakup cabai merah keriting, cabai rawit, cabai rawit merah (caplak), serta bahan pokok seperti beras, gula, terigu, dan telur.

Yuston (21), pedagang sayuran mengungkapkan, harga cabai caplak naik tajam hari ini, yang mencapai sekitar Rp100.000 per kg. Harga tersebut jauh di atas kisaran normal cabai rawit merah, yang biasanya berkisar antara Rp60.000-Rp85.000 per kg.

“Harga cabai caplak hari ini mencapai Rp100.000 per kg, Mas. Kemarin masih Rp60.000, naik menjadi Rp85.000, dan kini melonjak hingga Rp100.000,” ungkap Yuston saat ditemui WAKTUINDONESIAID, Selasa 7 November 2023.

Ia mengatakan, situasi serupa juga berlaku untuk harga cabai merah keriting, dengan harga saat ini mencapai Rp85.000 per kg. Mengingat harga cabai merah keriting biasanya berada dalam rentang Rp40.000 – Rp60.000 per kg.

“Harga cabai merah mengalami kenaikan yang cukup drastis mas. Sebelumnya, harga cabai tersebut berada di kisaran Rp40.000, lalu naik menjadi Rp60.000, dan sekarang telah mencapai Rp80.000. Bahkan kemarin, harga masih bertahan di Rp80.000, namun kemarin malam sudah mulai naik lagi hingga Rp85.000,” kata dia.

“Cabai rawit untuk sekarang Rp 80.000, per kg, yang mulanya berkisar Rp 40.000 – Rp 70.000, kemungkinan kenaikan harga ini dampak dari cuaca kemarau,” timpalnya.

BACA JUGA:  Dispursip Diskusi Bersama IKAMM Soal Kewirausahaan
  • Bagikan