“Antara lain QRIS, Mobile Banking, ATM, Traveloka, Tokopedia, Bukalapak, Blibli, OVO, Linkaja, Agen-agen Bank Lampung, Indomaret, Alfamart dan terus akan dilakukan perluasan ke kanal-kanal digital lainnya,” jelasnya.
Dirinya mengungkapkan, inovasi berbasis digital lainnya yang dilaksanakan untuk optimalisasi penerimaan pajak daerah yang dilaksanakan adalah bekerja sama dengan PT. Bank Lampung melakukan pemasangan alat perekam data transaksi (tapping box).
“Pemasangan tapping box di beberapa objek pajak Kabupaten Pesawaran ini sebagai pengawasan untuk merekam transaksi yang dilakukan wajib pajak dan jumlah pajak yang di pungut dari konsumennya,” ungkapnya.
“Pemanfaatan Tapping Box ini akan berjalan efektif apabila dilakukan pengawasan yang ketat kepada wajib pajak dalam penggunaannya. Kami berharap dengan inovasi-inovasi itu, realisasi penerimaan daerah dapat meningkat,” pungkasnya.
(WII)





