Disdikbud Pesisir Barat Tangani 6 Ruang Belajar SDN 16 Krui Pekon Kotajawa Tahun Ini

  • Bagikan

 

KRUI, WAKTUINDONESIA-Tiga dari enam ruang belajar SDN 16 Krui Pekon Kotajawa Kecamatan Bangkunat Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) yang mengalami kerusakan cukup parah baru akan dilakukan penanganan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD)-Perubahan 2024.

Kepala Disdikbud Pesibar, Edwin Kastolani Burtha, ketika dikonfirmasi, Sabtu (9/3/2024), mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya melakukan monitoring dan menerima setiap usulan baik fisik atau non fisik dilakukan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai acuan dan instrumen validasi atau verifikasi data Sarana Prasarana (Sarpras) dimasing-masing satuan pendidikan.

“Sedangkan terkait kerusakan tiga ruang belajar di SDN 16 Krui tersebut, sebelumnya tidak terpantau bahwa adanya kendala dalam kegiatan belajar mengajar di tiga ruang kelas SDN tersebut. Dan baru diketahui setelah adanya pengajuan usulan Desember akhir tahun lalu,” ujar Edwin didampingi Kabid. Sarpras, Sunandar.

Keterlambatan usulan kerusakan tersebut, lanjut Edwin, mengakibatkan penanganan terhadap kerusakan ruang belajar SDN 16 Krui tidak dapat dilakukan pada APBD Murni tahun ini. “Namun Disdikbud tetap menanggapi hal tersebut dengan serius. Artinya, penanganan baru akan direalisasikan pada APBD-Perubahan mendatang,” jelas Edwin.

Kendati begitu, Edwin menyayangkan kondisi memprihatinkan pada bangunan SDN 16 Krui tidak masuk dalam pemutahiran data melalui Dapodik yang dimiliki oleh SDN 16 Krui, sebaliknya berdasarkan Dapodik yang diupload sekolah justru seluruh kondisi ruang kelas dalam keadaan baik. “Berdasarkan data dalam Dapodik SDN 16 Krui, tidak ada gedung yang mengalami kerusakan ringan, sedang, dan berat itu. Justru baru diketahui setelah adanya usulan di Desember lalu,” beber Edwin.

BACA JUGA:  HUT Ke-1 Pokja Bunda PAUD, Nanda: Tingkatkan Kreativitas Proses Belajar
  • Bagikan