“Masih kurangnya tenaga medis terutama laki-laki untuk rawat inap dan dokter gigi karena dokter gigi yang lama sudah masuk masa purnatugas yang ada hanya perawat itu pun sedang tugas belajar,” ucapnya.
Syukur juga mempertanyakam fasilitas penunjang seperti peralatan kesehatan yang diketahui telah banyak mengalami kerusakan. Tentu itu disayangkan karena dapat mengurangi pelayanan saat ada yang membutuhkan tindakan medis.
“Kurangnya fasilitas seperti rumah dinas untuk dokter dan perawat serta peralatan kesehatan yang sudah banyak rusak. Tentunya ini akan menjadi catatan kami khususnya di Komisi III untuk menjadi bahan pembahasan kami kedepannya,” katanya.
Syukur juga mengatakan bahwa sarana pendidikan diwilayah setempat perlu perhatian. Dimana, dari hasil monitoringnya bersama komisi III banyak dikeluhkan bahwa sarana sekolah, khususnya ruang kelas yang belum memadai untuk melaksanakan aktifitas belajar mengajar.
“Selain meninjau puskesmas Anggota Komisi III juga meninjau sekolah ke SMP N 1 Lumbok Seminung, SDN1 Keagungan dan SDN 1 Lumbok Seminung dari pantauan dilapangan rata-rata sekolah mengeluhkan lokal atau ruang kelas untuk proses belajar mengajar yang belum memadai,” pungkasnya. (WII)




