Singkatnya sih…
• Satu unit mobil angkutan desa di Tanggamus Lampung membawa 17 penumpang terjun ke sungai dengan kedalaman 10 meter
• Peristiwa terjadi di jembatan gantung sungai Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Tanggamus, Senin, 9 Februari 2026 sore
• Kecelakaan itu dipicu patahnya besi penahan seling jembatan gantung
• Tidak ada korban jiwa, namun penumpang menderita luka-luka
• Dua penumpang dirujuk ke RS luar Tanggamus
• Satu anak dirawat di rumah sakit
• Lakalantas itu kini ditangani Satlantas Polres Tanggamus

TANGGAMUS, WAKTU LAMPUNG – Satu unit kendaraan angkutan desa atau angdes membawa 17 penumpang terjun ke sungai di Jembatan Gantung Pekon Banjar Agung Ilir, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, Senin, 9 Februari 2026 sore, sekitar pukul 17.30 WIB.
Mobil jenis Suzuki Carry BE1*58UU yang dikemudikan warga Pekon Way Jaha, Kecamatan Pugung, Tanggamus itu kecelakaan dipicu besi penahan seling jembatan gantung patah.
Akibatnya, seling kendur dan jembatan miring ke salah satu sisi. Angdes itu kemudian hilang keseimbangan dan terjun ke sungai.
Peristiwa itu dibenarkan Kasat Lantas Polres Tanggamus AKP Rudi Khisbiyantoro mewakili Kapolres AKBP Rahmad Sejatmiko, Selasa, 10 Februari 2026.
Menurutnya, angkutan desa itu mengalami kecelakaan usai menghadiri resepsi pernikahan di wilayah Kecamatan Gisting.
Nah saat melintas di jembatan gantung itu, mobil laju berlahan lantaran memang jembatan juga sempit.
Namun saat tiba di ujung, tiba-tiba besi pengait seling patah, jembatan miring mengakibatkan mobil hilang kendali dan tercebur ke sungai dengan kedalaman 10 meter.





