Menurut dia, meski ada beberapa BUMDes yang dinilai sudah berjalan dan dikelola cukup baik serta mandiri, namun nyatanya belum memberikan kontribusi. “Namun masih belum menghasilkan PADes,” imbuhnya.
Wike mengatakan kegagalan pengelolaan BUMDes tersebut, disebabkan beberapa faktor penting, seperti tenaga yang dilibatkan belum memiliki keahlian sesuai dengan bidangnya dan lemahnya koordinasi dengan pihak terkait.
“Artinya, SDM yang ditugaskan mengelola BUMDes di masing-masing pekon, masih sangat membutuhkan pembinaan baik teknis usaha yang dijalankan, maupun pada sisi administrasi,” tegas Wike.
Anggaran akan Diperiksa
Ia menandaskan, sebagai wujud pertanggungjawaban pengelola BUMDes, kedepan pihaknya memproyeksikan akan melakukan pemeriksaan intensif terhadap anggaran yang dikucurkan di masing-masing BUMDes.
“Mengingat anggaran yang digunakan dalam BUMDes tersebut adalah uang negara yang bagaimanapun juga harus jelas pertanggungjawabannya,” tukas Wike. (*)





