Dinyatakan Positif Pasca Meninggal, Ini yang Dilakukan Puskesmas Batubrak

  • Bagikan

Nezwan: Foto sebelum pandemi (ist)

BATUBRAK, WAKTUINDONESIA
Warga Pekon Geringan, Batu Brak Lampung Barat (Lambar), Ny M (63) meningal dunia Jumat (8/1/2021).

Meski hasil rapid test Ny M reaktif, namun keluarganya minolak dimakamkan sesuai protokol kesehatan.

Keluarga besikukuh, lantaran hasil swab Ny M belum keluar saat itu.

Sehari setelah meninggal, Sabtu (9/1), hasil swab Ny M keluar dengan hasil dinyatakan terkonfirmasi Covid-19.

Dikonfirmasi Waktuindonesia.id, Minggu (10/1/21) Kepala Puskesmas Batu Brak Nezwan membenarkan informasi tersebut.

Menurutnya alm Ny M pada awalnya sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Alimudin Umar dan menyandang status Reaktif setelah dilakukan Rapid Antigen.

Lanjutnya, penolakan pemakaman secara protokol kesehatan oleh keluarga bukan tanpa alasan, melainkan berdalih dikarenakan hasil Swab belum keluar.

“Ya, instruksi dari pihak RSUDAU pemakaman Ny M harus dengan prosedur protokol Covid-19 soalnya kan dia reaktif. Kami sudah siap, namun pihak keluarga menolak karena hasil swabnya belum keluar,” bebernya.

BACA JUGA:  Mengulas, Hebohnya Berita Jauh Sebelum Oknum Aleg Tubaba Ditetapkan Tersangka Laporan Palsu
  • Bagikan