SUKADANA, WAKTUINDONESIA – Kapolres Lampung Timur (Lamtim) AKBP Wawan Setiawan, menyatakan, Pondok Pesantren memiliki peran cukup penting dalam mengikis ancaman bahaya radikalisme.
Hal tersebut disampaikannya pada sesi Dialog Kebangsaan yang dilaksanakan Forum Silaturahim Pondok Pesantren (FSPP) Lamtin di Ponpes Miftahul Ulum Desa Rukti Sediyo Kecamatan Raman Utara, Selasa (26/1) malam.
Hadir pada acara dialog tersebut Kapolres Lamtim AKBP Wawan Setiawan para pimpinan dan pengasuh ponpes se-Lamtim, ketua dan sekretaris FSPP Provinsi Lampung.
Hadir pula Bupati Lamtim Terpilih, Dawam Raharjo, Kabag Kesra Lamtim, Wakil Ketua I DPRD Lamtim Akmal Fatoni, Ketua DPC PKB dan Anggota FPKB Lamtim, Ketua PCNU, Muslimat NU dan PC GP Ansor Lamtim, staf Intel Kejari Lamtim.
Dialog yang dilaksanakan setelah pelantikan FSPP Lamtim menghadirkan nara sumber tunggal, yakni Kapolres AKBP Wawan Setiawan, dan dimoderatori oleh Ketua PC GP Ansor Lamtim M Muslih yang juga dosen Intitut Agama Islam Ma’arif NU Metro.
Dialog berjalan dengan baik walau di tengah gemericik hujan dan berjalan santai penuh dengan kekeluargaan.
Dalam penyampainya Kapolres Lamtim menyambut positif ide dan gagasan dialaog tersebut.
Terlebih yang hadir adalah para pimpinan pesantren dan tema yg diambil adalah tema yg sedang viral menjadi perhatian negara saat ini.
Menurut kapolres, ancaman dan bahaya radikalisme ini sudah masuk kebanyak elemen dan institusi.





