Corona Sumbat Beberapa Sektor PAD Lambar, Hingga Juli Realisasai Capai 62 Persen

180

LIWA, WII -Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memasuki angka 62 persen terhitung Bulan Juli 2020.

Kepala Badan Pengelolan Keuangan Daerah (BPKD) Lambar, Daman Nasir, Selasa (13/08/20) mengatakan, adanya pandemi corona virus disaese 2019 (covid 19) sangat berpengaruh pada perekonomian yang tentu saja erat kaitannya dengan percepatan penyerapan pendapatan asli daerah (PAD). Meski demikian, pihaknya optimis ralisasi PAD tetap oktimal, bahkan mencapai target yang telah ditetapkan diangka Rp62 Milliar lebih.

“Dimasa pandemi covid-19 penyerapan PAD tetap berjalan normal seperti biasanya walau ada beberapa sektor yang kita hentikan penarikannya,” katanya.

Dikatakan Daman, sektor PAD yang terhenti akibat dampak covid-19 yakni dibidang pariwisata, perhotelan/penginapan, industri makanan serta sektor usaha yang menjadi tempat perkumpulan massa.

Pasalnya, pemerintah daerah membuat kebijakan tidak menarik retrebusi pada sektor-sektor tersebut semasa pandemi covid-19. Hal ini, sebagai langkah upaya memutus matarantai dari penyebaran covid-19. Namun, kebijakan itu akanĀ  segera berakhir pada Bulan September mendatang. Dimana, penarikan tertebusi PAD akan kembali normal seperti biasanya.

“Berdasarkan peraturan bupati batas penghentiannya penyerapan pendapatan asli daerah hanya sampai pada bulan September tahun ini saja,” katanya.

Masih kata Daman, pihaknya optimis dapat mencapai target yang telah ditetapkan tersebut. Dimana, kekurangan sebasar 38 persen dapat tercapai dalam bebarapa bulan kedepan.

Laporan : Erwan Nur/WII

Facebook Comments
BACA JUGA:  Presiden Jokowi Serahkan 50 Ribu Setifikat Tanah untuk Masyarakat 12 Daerah di Lampung