“Saat ini sudah mulai banyak kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang, seperti kondangan ataupun acara syukuran lainnya, memang tidak dilarang hanya saja saya berharap untuk protokol kesehatannya agar tetap di prioritaskan, hal itu bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Bumi Andan Jejama,” paparnya.
Dirinya juga mengingatkan, kalau ada kegiatan di desa selalu ingatkan protokol Kesehatan, mengingat peran RT sangat diharapkan dalam memerangi Covid-19 ini. “RT merupakan kepanjangan tangan dari kepala desa, yang saya yakin omongannya dapat didengar masyarakat yang ada di bawah, maka dari itu selalu ingatkan protokol kesehatan,” tegasnya.
Menurutnya, dampak Covid-19 ini juga menyerang pada perekonomian, pembangunan yang ada di Kabupaten Pesawaran cukup terhambat, karena anggaran yang ada dialihkan untuk menjaga masyarakat kita.
“Seperti ada untuk beli desinfektan dan masker, kemudian sabun cuci tangan, yang tujuannya untuk memutus mata rantai Covid-19, dan juga untuk bansos lainnya, informasi ini juga harus disampaikan kepada masyarakat, jangan sampai ada fitnah masyarakat terhadap aparatur desa karena tidak ada pembangunan,” pungkasnya. (Snd/WII)




