Kasus Covid-19 di Lampung Bertambah 11 Orang, Reihana: Sudah Ada Klaster Keluarga

278

BANDARLAMPUNG, WII – Kasus baru Covid-19 di Lampung bertambah sebelas orang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Provinsi Lampung Reihana mengatakan, untuk hari ini kasus Covid-19 bertambah 11 kasus baru.

“Sehingga dengan penambahan 11 kasus baru tersebut, total kasus Covid-19 di Lampung menjadi 466 orang,” ungkap Reihana saat konferensi Pers, Selasa (8/9/2010) sore.

Menurutnya, untuk 11 kasus baru itu berasal dari kabupaten Lampung Utara 4 orang, kabupaten Pesawaran 1 orang, kabupaten Pringsewu 1 orang, Kota Metro 3 orang, Kota Bandarlampung 2 orang.

“Untuk pasien nomor 456, pasien nomor 457 dan 458 dari kabupaten Lampung Utara yang merupakan hasil trasing dari pasien 402 yang merupakan orang tua dan kerabat dari pasien 402. Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien 459 laki-laki 35 tahun dari Lampung Utara juga merupakan hasil trasing dari pasien 447 yang merupakan anak dari pasien 447. saat ini sedang menjalani isolasi mandiri,” ungkap Kadis Kesehatan Lampung ini.

Selanjutnya, kata Plt Dirut RSUDAM Lampung itu, untuk pasien nomor 460, pasien nomor 461 dan pasien nomor 462 dari Kota Metro yang juga merupakan hasil trasing dari pasien 387. Mereka merupakan kedua mertua dan keponakan dari pasien 387. Saat ini sedang menjalani isolasi mandiri. Kemudian pasien 463 laki-laki 64 tahun dari Bandarlampung, merupakan kasus baru, di mana pasien pernah pergi berwisata bersama keluarga ke laut dalam situasi di pantai ramai pengunjung.

“Saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit di pemerintah provinsi Lampung,” terangnya

Kemudian lanjutnya, untuk pasien nomor 464, laki-laki 64 tahun dari Bandarlampung merupakan  kasus baru juga. Di mana merupakan pertama masuk rumah sakit dengan penyakit awal jantung, selanjutnya timbul gejala-gejala Covid-19.

BACA JUGA:  Telan Rp4,8 Miliar Lebih, Bupati Agus Minta Gedung Puskesmas Ini Diper-Indah

“Saat ini sedang dirawat di salah satu rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung,” ungkapnya.

Kemudian pasien nomor 465 laki-laki 75 tahun dari kabupaten Pesawaran merupakan kasus baru dan pelaku perjalanan dari Tangerang. Pasien saat ini sedang menjalani isolasi di salah satu rumah sakit pemerintah di provinsi Lampung.

“Pasien 466, laki-laki 30 tahun dari Pringsewu juga merupakan kasus baru. Saat ini pasien keadaan sedang juga jerawat isolasi di rumah singgah khusus penanganan Covid-19 di kabupaten Pringsewu,” ucapnya.

Reihana juga menyebutkan, ada enam orang yang telah selesai isolasi diantaranya kabupaten Lampung Timur 1 orang, Kota Metro 1 orang, Lampung Utara 4 orang. Pasien tersebut ialah pasien 375 laki-laki 44 tahun dari Lampung Timur.

Reihana juga membenarkan satu dari pasien Covid-19 di Pringsewu adalah seorang petugas keamanan disalah satu kantor media massa di Lampung (Lampost).

“Iya betul. Selanjutnya akan tracing  yang akan dilakukan di dua tempat. Pertama karena alamat KTP-nya Pringsewu tentu tim surveilans Pringsewu yang akan tracing dan bekerja karena bekerjanya Bandarlampung kita akan melakukan trasing pada kontak erat pada yang bekerja di Bandarlampung  tentunya,” tegasnya.

Reihana kembali mengingatkan bahwa di Lampung sudah ada klaster keluarga. Sehingga dia meminta agar tidak terjadi penularan yang meluas, protokol kesehatan harus ketat saat isolasi mandiri itu.

“Kita belum cek semua ya, tapi kita evaluasi ini sudah mulai ada yang namanya klaster keluarga. Tapi kalau semua belum lihat data lagi. Memang sudah ada klaster keluarga ada yang merupakan hasil tracing seperti anaknya, mertua, keponakan sudah bisa dikatakan klaster keluarga. Maka yang isolasi mandiri harus diperketat lagi karena bisa memicu klaster keluarga. Maka kita tidak henti-hentinya menyampaikan agar masyarakat juga bantu satgas agar ikuti protokol kesehatan,” jelasnya.

BACA JUGA:  Dalam Rangka P4GN, BNN Kabupaten Way Kanan MoU Dengan Kejari

(fik/WII)

Facebook Comments