Ditambahkan Leonard, dengan sudah di launchingnya kegiatan Gerakan Masyarakat Anti Racun, beralih dari pestisida kimia ke pupuk Organik. Semoga masyarakat petani Karo mengikuti langkah-langkah yang diterapkan Gempar.
“Kami pihak pemerintah kecamatan sangat berterima kasih kepada Mahyuni beserta Tim dalam mengedukasi Petani Karo khususnya warga desa Sumbul, semoga kedepannya kegiatan ini dapat ditebar di seluruh Kabupaten Karo sehinga Aksi Gempar benar-benar menggemparkan Petani Karo dalam hasil bercocok tanam setelah mengunakan pupuk Organik,” pungkas Camat.
Aksi Gempar Petani desa Sumbul tersebut dinotori oleh fakultas kesehatan masyarakat Universitas Sumatera Utara, Medan dan dari tim pelaksana Eka lestari Mahyuni, Hamdayani Harahap, Prof Urip Harahap serta Nurmaini.
(rek/wii)





