Bupati Karo Tinjau Jalan Amblas, Penanganan Ditimbun Pasir Gunung, Ini Tanggapan Warga

548

KARO, WAKTUINDONESIA — Mendapat laporan dari warga adanya jalan yang amblas jalur Barusjahe – Serdang akibat diterpa hujan deras beberapa hari belakangan Bupati Karo Terkelin Brahmana, langsung meninjau lokasi, Kamis (1/9/2020).

Bupati Karo Terkelin Brahmana turut didampingi Kepala Bappeda Nasib Sianturi, Kepala Dinas PUPR Edward Pontianus Sinulingga, Kabid Bina Marga, Hendra Mitcon Purba, Camat Barusjahe Kalisum Sitepu dan Kepala Desa Barusjahe Muliadi Barus.

Menurut Terkelin, jalan yang amblas itu sudah ditimbun oleh dinas terkait beberapa minggu yang lalu, namun karena beberapa hari belakangan hujan deras mengguyur kawasan tersebut, mengakibatkan jalan tersebut kembali amblas.

“Untuk itu, saya ingin pastikan penanganannya sekaligus kroscek ke lapangan,” ujar bupati.

Dikatakannya, setiap ada kesulitan yang dihadapi masyarakat, OPD tekhnis harus peka dan tanggap.

“Apalagi menyangkut akses jalan sebagai jalur transporatasi penghubung antar desa, antar kabupaten dan propinsi, harus segera ditangani. Apalagi jalan tersebut merupakan urat nadi perekonomian sentra pertanian warga pedesaan,” ujarnya.

Namun, katanya, untuk memastikan timbunan itu supaya layak dilintasi, ada baiknya kepada Dinas PUPR secara tekhnis yang lebih memahami layak tidaknya.

“Bila perlu lebih diperpadat lagi timbunannya dengan menggunakan mesin gilas, supaya jalan lebih kuat lagi,” tandas Terkelin Brahmana.

Sementara Kadis PUPR Edward Pontianus Sinulingga membenarkan jalan ini amblas akibat faktor hujan lebat dan alam.

“Padahal di badan jalan Barusjahe – Serdang sudah ada pemasangan bronjong dengan kekuatan 17 jaring di tahun lalu,” sebutnya.

“Kerusakan jalan itu diketahui setelah bupati menginformasikan, Rabu (30/9/2020). Setelah mendapat instruksi dari bupati, kita langsung kerahkan dumtruk untuk menimbun badan jalan yang amblas,” pungkas kadis PUPR.

Jalan Amblas di Karo
Penanganan jalan amblas jalur Barusjahe – Serdang hanya ditimbun pasir gunung. Foto dibudik Jumat (2/10/20) oleh Rekro T/ WAKTUINDONESIA

Sementara itu, seorang warga desa Barusjahe, Daut Tarigan, kepada wartawan, Jumat (2/10) pukul 12.00 WIB, mengatakan, sangat mengapresiasi tindakan cepat dari Pak bupati dengan segera meninjau dan langsung menimbun badan jalan yang longsor.

BACA JUGA:  Gagalkan Peredaran 1 Kwintal Shabu plus 50 Ribu Butir Pil Ekstasi, Kapolda Sumut Beber Asal Pengungkapan

“Akan tetapi jika hanya ditimbun dengan pasir gunung, saya yakin jalan tersebut tidak akan bertahan lama, bila kembali hujan deras mengguyur, jalan tersebut akan kembali amblas. Terlebih, jalan tersebut semakin sempit dan hanya bisa digunakan satu jalur,” jelas Daut Tarigan.

“Alangkah baiknya pihak dinas PUPR Kabupaten Karo lebih peka, harapan kami sebagai masyarakat, kiranya ditimbun dengan batu kerikil, daya tahan jalan bisa lebih kuat dan badan jalan juga akan semakin lebar.”

“Karena menurut amatan saya, kerangkeng batu dipasang belum ada satu tahun jalan sudah amblas kembali,” pungkas Tarigan.

(rek/WII)

Facebook Comments