“Kalau buah pir yang dulu rasanya manis, kalau sekarang anyep, tiga buah dan kecil-kecil,” timpalnya.
Dirinya berharap agar Dinas sosial memperhatikan barang yang diberikan kepada masyarakat agar kualitasnya bisa lebih baik.
“Kami warga cuma bisa berharap agar bahan pokok yang diberikan bisa lebih baik lagi kualitasnya, kan yang mau mengkonsumsi kami-kami ini,” ujarnya.
Diketahui, suplayer BPNT di Desa Tanjung Rejo adalah CV. Bakti Sahabat Nusantara, dibulan Oktober bahan pangan yang dibagikan berupa 12 kg beras, 15 butir telur, 1/4 kg kacang tanah, 1/2 kg kentang dan 1/2 kg buah pir, diduga pula jumlah yang dibagikan kurang dari Rp.200.000,- seperti yang tertera dalam aturan. (Red/WII)





