Selanjutnya, Kepala Kanwil DJPB Sumut mengatakan merasa senang bahwa Kabupaten Dairi bisa menjadi contoh bagi tetangganya. Untuk itu, diharapkan untuk kedepannya tetap bisa menjadi contoh dan tetap mempertahankan prestasinya.
“Dairi bisa menjadi contoh buat Kabupaten lain yang belum berhasil meraih WTP. Meraih WTP bukan berarti tidak ada kemungkinan korupsi namun dengan berhasil meraih WTP, sudah menunjukkan indikator pengelolaan keuangan yang baik. Saya percaya Bupati Dairi akan mengawal dan mengelola dengan baik untuk kemajuan Daerah kita ini,” jelasnya.
Selanjutnya, Ketua KPPN Sidikalang, Nova Juliana Sianturi menyampaikan sebagai wujud apresiasi Pemerintah, Menteri Keuangan RI memberikan Plakat WTP kepada Pemkab Dairi sebagai entitas pelaporan atas capaian opini WTP 6 kali berturut-turut.
“Kami mengucapkan selamat kepada Pemkab Dairi beserta jajarannya yang telah berhasil meraih capaian opini WTP atas LKPD untuk yang ke 6 kalinya berturut-turut sejak tahun 2014 sampai dengan tahun 2019. Hal ini merupakan suatu hal yang patut untuk dibanggakan. Kami berharap prestasi ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan untuk tahun berikutnya, “ ucapnya.
Selanjutnya, KPNN Sidikalang menyampaikan untuk wilayah Kabupaten Dairi dari pagu DAK fisik sebesar Rp.57.538.557.000 Miliyar telah disalurkan sebesar Rp.51.721.846.007 miliyar atau sebesar 89,89% dari pagu DAK fisik Kabupaten Dairi. Sedangkan penyaluran dana Desa dari pagu sebesar Rp.128.564.543.000 miliyar telah disalurkan sebesar Rp.102.869.465.950 miliyar atau sebesar 80,01% dari pagu dana desa.
“Kami berharap sinegi dan kerja sama selama ini yang telah kita laksanakan, dapat dipertahankan dan semakin ditingkatkan lagi. Harapan kami dan tentunya harapan kita semua, dengan adanya DAK fisik dan dana desa ini dapat membantu pembangunan di wilayah Kabupaten Dairi dan terutama kepada masyarakat yang terdampak pandemi covid-19,” katanya.
(rhm)





