“Toleransi beragama tetap harus diutamakan. Dijaga dan dijunjung tinggi, sebab kita hidup berdampingan umat beragama. Kita wajib menjaga itu semua,” katanya.
Dikatakannya, pihaknya menurunkan seluruh anggota Koramil 422-04 Balik Bukit pada pembangunan Masjid Dzihabbul Jannah. Hal ini merupakan bentuk nyata TNI terhadap masyarakat.
“Seluruh anggota ikut partisipasi delam pembangunan masjid, semoga dengan membantu dan mempercepat proses pembangunannya,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Masjid Dzihabbul Jannah, Jaimin mengatakan, dana pembangunan Masjid Dzihabbul Jannah dihimpun dari hasil swadaya masyarakat. Baik dari awal pengadaan lahan lokasi sampai biaya pembangunannya.
“Untuk lahan ada sebagian hibah dari warga dan sebagiannya merupakan swadaya masyatakat sampai dengan matrial benar-benar hasil swadaya masyarakat,” katanya.
Jaimin berharap, pembangunan masjid dapat berjalan tampa aral rintangan hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kedepan.
Meski demikian, lanjut Jaimin, pihaknya tetap membuka dan menerima bila ada masyarakat yang ingin berpartisipasi membantu proses pembangunan masjid tersebut.
“Kami berharap partisipasi masyarakat untuk membantu kelancaran proses pembagunan masjid ini,” harapnya. (swi/WII)





