KPK Serahkan Barang Rampasan Kepada Pemkab Lamsel, Ini Nilainya

  • Bagikan

KALIANDA, WAKTUINDONESIA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan barang rampasan senilai Rp41,595 miliar lebih kepada Pemkab Lampung Selatan (Lamsel), Selasa (17/11/2020).

Penyerahan hasil tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang yang dilakoni mantan bupati ZH itu dilakukan Koordinator Unit Kerja Labuksi (Pelacakan Aset Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi) KPK, Mungki Hadipratikto Pjs Bupati Lamsel Sulpakar.

Barang-barang tersebut meliputi dokumen kepemilikan properti dan Pas Kecil, uang, properti berupa tanah, ruko, kendaraan, mesin, barang elektronik, dan luxury goods.

Berita Acara Pelaksanaan Putusan Pengadilan di Aula Krakatau Kantor Bupati Lamsel usai dilakukan.

Mungki Hadipratikto menjelaskan, serah terima tersebut merupakan bagian dari eksekusi terhadap putusan pengadilan dalam perkara tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang.

“Serah terima ini bagian dari eksekusi. Dan pelaksanaan eksekusi hari ini merupakan bagian tugas unit kerja kami yaitu Unit Kerja Labuksi,” terang dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, untuk kasus korupsi yang melibatkan kepala daerah atau APBD, maka barang rampasan yang disita KPK akan dikembalikan lagi ke daerah asal.

“Sebelumnya KPK cukup merampas kemudian dimasukan ke kas negara. Namun belakangan KPK merubah mindset. Untuk tindak pidana korupsi yang dilakukan kepala daerah atau melibatkan APBD kita akan kembalikan hasil korupsinya ke pemda,” ujarnya.

Sementara, Pjs Bupati Sulpakar memastikan barang rampasan yang pihaknya terima dari KPK akan menjadi aset.

“Yang pengelolaannya akan diatur dalam perda Lamsel,” pungkasnya.

(fik/WII)

BACA JUGA:  Wanita 22 Tahun Asal Panjang dan 2 Pria Ditangkap Polisi Mesuji, Ini Kasusnya
  • Bagikan