Sebelumnya, ada salah satu dokter dan petugas rekam medik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Pesawaran dinyatakan positif Covid-19, pelayanan RSUD ditutup sementara.
BACA JUGA: RSUD Pesawaran Tutup Pelayanan, Antisipasi Penyebaran Covid-19
Direktur RSUD Pesawaran Yasmin mengatakan, hal ini dilakukan guna mengantisipasi adanya penyebaran Covid-19 dilingkungan RSUD Pesawaran.
“Memang sebelumnya memang sudah ada salah satu dokter dan petugas rekam medik kami yang dinyatakan positif Covid-19, untuk dokter itu memang terkait langsung dengan tindakan terhadap ibu melahirkan yang sebelumnya dinyatakan Covid-19, maka dari itu kami kemarin langsung melakukan rapat mendadak untuk menyikapi masalah ini, hingga akhirnya kami putuskan untuk melakukan penutupan sementara guna melakukan Rapid Test, sekaligus untuk meminimalisir adanya penyebaran Covid-19 di RSUD Pesawaran,” jelasnya, Kamis (19/11/2020).
Dirinya mengatakan, penutupan pelayanan rawat jalan RSUD Pesawaran mulai dari pukul 06.00 WIB hingga 19.00 WIB, namun pada pukul 20.00 WIB kita sudah buka kembali, dan sebelumnya pihak RSUD juga sudah mensosialisasikan kepada masyarakat yang akan melakukan perawatan di RSUD.
“Penutupan ini dilakukan, karena kami ingin melakukan rapid test massal terhadap 254 pegawai yang ada di RSUD Pesawaran, sekaligus melakukan penyemprotan desinfektan terhadap semua ruangan yang ada di RSUD Pesawaran,” ungkapnya.
(rob/apr/WII)





