ABG Terlibat Narkoba, Menarik Perhatian Aleg Provinsi Lampung

  • Bagikan

BARADATU, WAKTUINDONESIA –  Satuan Reserse Narkotika, Psikotropika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polres Way Kanan mengamankan anak baru gede (ABG) berinisial JAT yang masih berusia 16 tahun.

JAT diamankan karena diduga mengonsumsi narkoba jenis sabu pada Rabu, 23 Desember 2020 beberapa hari yang lalu, sekitar pukul 23.00 Wib di Kampung Tiuh Balak, Kecamatan Baradatu, Kabupaten setempat.

Penangkapan terhadap JAT sontak mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Anggota Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung Fraksi Demokrat, Deni Ribowo.

Menurutnya Deni Ribowo, kasus tersebut menambah lagi catatan buruk bagi anak dibawah umur maupun perempuan di Kabupaten Way Kanan.

“Tentu saya sangat prihatin dengan kejadian ini, apalagi tersangka ini Seorang Perempuan yang masih di bawah umur,” ujar Deni Ribowo saat dikonfirmasi waktuindonesia.id melalui pesan WhatshApp, Sabtu (26/12).

Padahal, kata Deni, setiap kali dirinya maupun Anggota DPRD Provinsi Lampung lainnya yang datang ke Way Kanan sudah sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya Narkotika. Bahkan bukan hanya DPRD Provinsi Lampung, tapi melalui lembaga lembaga lainnya juga telah melakukan hal yang sama dalam sosialisasi pencegahan Narkoba.

Deni meminta agar pihak Kepolisian dapat berhati-hati dalam penanganan perkara tersebut. Karena menurutnya, Anak tersebut merupakan korban dari kejahatan Narkoba.

“Kepolisian harus berhati-hati betul dalam kasus ini. Perhatikan juga undang undang Anak di Bawah Umurnya karena disitu juga ada hak haknya sebagai Anak. Saya yakin dan percaya Penyidik bisa melakukan tugasnya sesuai dengan Prosedur,” pintanya.

“Saya juga meyakini kalau Anak ini adalah Korban, oleh karena itu Pihak Kepolisian juga harus menggali lebih dalam lagi siapa orang atau pelaku lainnya yang telah menyuplai barang haram tersebut kepada korban,” tegasnya.

BACA JUGA:  Bawa Sabu dari Tanggamus, Polres Lambar Ciduk Warga Pesibar

Deni berharap agar Lembaga Perlindungan Anak (LPA) di Way Kanan juga dapat melakukan pendampingan serta memberikan arahan arahan yang Positif terhadap Anak tersebut.

“Saya berharap LPA Way kanan dapat mendampingi kasus ini, sehingga nantinya dapat memberikan efek lain yang Positif terhadap Anak tersebut. Dan saya dari Komisi 5 DPRD Provinsi Lampung yang juga memang Mitra dari Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) akan ikut memantau kasus ini,” ungkapnya.

Dengan adanya kejadian ini, Deni menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat terutama kepada para Orang Tua agar jangan pernah bosan supaya selalu memberikan perhatian dan pengarahan terhadap generasi muda khususnya yang ada di Kabupaten Way Kanan.

“Ini menjadi PR (pekerjaan rumah-red) kita semua khususnya orang tua agar selalu memberikan perhatian dan pengarahan yang positif terhadap anak-anak kita. Mudah-mudahan tidak ada lagi kasus seperti ini di kemudian hari,” pungkasnya.

(Ndo)

  • Bagikan