Banyak Kerumunan Bandel Prokes, Pol PP Lambar Bakal Ambil Langkah Ini

156

LIWA, WAKTUINDONESIA – Rendahnya kesadaran masyarakat Kabupaten Lanpung Barat (Lambar) dalam penerepan protokol kesehatan covid-19 mendapat respon serius dari Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol-PP) setempat.

Pihak polisi perda tidak akan segan-segan memberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku, yakni Peraturan Bupati Nomor 51 Tahun 2020.

Pasalnya, akhir-akhir ini masyarakat Lambar banyak yang mengabaikan protokol kesehatan covid-19.

Terutama di tempat-tempat umum seperti pasar kalangan dibeberapa wilayah setempat.

Pantauan Waktuindonesia.id di salah satu pasar tradisional Pagar Dewa, Sukau, diketahui pengunjung banyak yang mengabaikan prokes covid-19. Dimana, pengunjung di pasar tersebut banyak ditemui tidak menggunakan masker.

Kepala Satuan (Kasat) Pol-PP Lambar, Haiza Rinza menanggapi terkait kelonggaran prokes covid-19 di pasar-pasar tradisional, Senin (11/01/21) mengatakan, dalam waktu dekat pihaknya bersama satgas akan melakukan monitoring.

Khusunya di tempat-tempat umum yang berpotensi menjadi tempat krumunan massa, yakni pasar-pasar.

“Agar satgas kecamatan dan puskes, TNI Babinsa, Polri Babinkamtibmas, peratin (Kepala Desa) dan pemangku aktif lagi memberikan tegoran kepada masyrakatnya,” katanya.

Haiza tidak menampik beberapa hari kebelakang atau setelah tahun baru 2021 banyak ditemui masyarakat tidak menerapkan protkes covid-19 dengan baik dan benar. Dengan itu, satgas covid-19 akan melakukan sosialisasi kembali kepada masyarakat serta tidak segan-segan membetikan sangki kepada pelanggar protkes sesuai peraturan yang berlaku.

“Karena pandemi covid-19 belum usai, lebih menegakan 3 m dimasyarakat. Ya itu yang harus dilakukan dan ditegakan sangsi perbup 51 th 2020,” ucapnya.

Penerapan sangki kepada pelanggar akan segera diberlakukan kepada masyarakat yang bandel dan tidak menerapkan protkes. Dengan itu, pihaknya meminta masyarakat agar lebih disiplin menerapkan prokes covid-19, baik itu ditempat umum seperti pasar dan acara keramain lain di pekon (Desa) setta pelaksanaan ibadah.

BACA JUGA:  Aniaya Rekan Pakai Sajam di Lapo Tuak, Seorang Pemuda Ditangkap Polisi

“Tinggal excen satgas kecamatan bersama Pol-pp, puskes, peratin dibantu Tni-Polri,” tutupnya.

Diketahui, penularan Covid-19 di Lambar belum juga menunjukan tanda-tanda mereda penularannya. Sampai saat ini, telah terjadi 82 kasus positif dengan rincian sembilan kematian, 69 selesai isolasi dan empat orang tengah menjalani isolasi. (swi)

Facebook Comments