“Selalu saja ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Satpol PP yang mengutip kepada kami setiap hari. Jadi kalau engak kami kasih, bisa – bisa nantinya tempat kami untuk berjualan tidak ada lagi. Jadi, harapan saya kepada Pemerintah Kabupaten Karo khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kari, tolonglah dibangun balai balai atau TPS untuk kami berjualan, jangan hanya cuma janji – janji belaka,” tutur Beru Sembiring.
Terpisah Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten (Kakan Satpol PP) Karo Hendrik P Tarigan saat dikonfirmasi wartawan terkait pengutipan liar yang mengatasnamakan Satpol PP tersebut, dengan tegas membantah keras tudingan tersebut.
“Terima kasih atas infonya biar saya langsung tindaklanjuti,” ujarnya.
“Namun, kembali saya himbau kepada pedagang, jangan diberi kalau ada pengutipan yang dilakukan oknum yang membawa bawa nama Satpol PP, sehingga nama Satpol PP tercemar,” tutur Hendrik.
“Saya juga mengharapakan kepada teman-teman media untuk menyampaikan kepada para pedagang, jika ada yang melakukan pengutipan atas nama Satpol PP Kabupaten Karo, jangan diberikan. Karena selama saya menjabat sebagai Kepala Satuan Pamong Praja Kabupaten Karo tidak pernah saya perintahkan kepada anggota untuk meminta uang kepada para pedagang. Jadi saya minta kepada oknum yang mengatasnamakan Satpol PP, kembali saya peringatkan agar jangan membawa bawa nama Satpol PP,” warningnya.
“Kalau masih ada lagi pengutipan atas nama Satpol PP, nanti saya printahkan anggota untuk menangkapnya,” tegas Kakan Satpol PP.
Sementara terkait pembangunan TPS, pihak terkait balum memberikan penjelasan.
(rek/wii)





