Sementara Hartadi, ayah Ayu mengatakan, sebelum jenazah istrinya diambil, ia menemui perawat yang yang bertugas di ruangan isolasi rumah sakit tersebut.
Ia menanyakan anaknya, Ayu, diperbolehkan pulang atau tidak.
“Pada saat itu, saya tanya ke perawat, anak saya si Ayu bisa saya bawa pulang apa enggak. Perawat itu bilang, Ayu harus diisolasi di RS. Kalau memang tetap mau dibawa pulang bisa, tapi harus nebus Rp7 juta buat obat-obatnya,” jelas Hartadi saat dihubungi via telepon.
Hardi mengaku merasa janggal atas permintaan itu. Ada angka Rp7 juta.
“Ya ini kan aneh. Kalau memang anak saya kena Covid-19 ya kan harusnya diisolasi, bukan malah rumah sakit minta tebusan uang Rp7 juta. Lah saya ini mau dapat uang dari mana,” pungkas.
Belum ada keterangan resmi dari pihak RS tempat Ayu diisolasi terkait maksud Rp7 juta untuk menebus obat tersebut.
(nrl/WII)
Update:
BERITA BERIKUTNYA: Penjelasan RSUAM Terkait Rp7 Juta jika Ngotot Pulangkan Pasien Isolasi





