LIWA, WAKTUINDONESIA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Pekon (PMP) Kabupaten Lampung Barat (Lambar) memastikan dana desa (DD) 2021 di kabupaten itu belum cair.
Bahkan, DD tahun di 131 pekon di Bumi Beguai Jejama itu kini masih tahap pengajuan.
Alih-alih cair, laporan pertanggungjawaban DD tahun lalu saja belum rampung.
Hal itu ditandaskan Kabid Pemerintahan Pekon, Dinas PMP, Ruspel Gultom mendampingi Kadis Noviardi Kuswan saat ditemui Waktuindonesia.id di ruang kerjanya, Senin (15/2/21).
“Belum ada! DD 2021 masih tahap proses, bahkan laporan pertanggungjawaban tahun 2020 saja belum claer,” tegasnya menyakinkan.
Terkait penggunaan, Ruspel menegaskan, anggaran DD harus digunakan di tahun anggaran berkenaan.
Artinya, anggaran di tahun 2020 harus digunakan di tahun 2020. Demikian pula anggaran di tahun 2021 wajib direalisasikan di tahun 2021.
“Tidak boleh (Anggaran 2020 direalisasikan tahun 2021),” terangnya.
Sementara, terkait pekon yang belum merampungkan laporan pertanggungjawaban DD-nya, Ruspel mengaku lupa data pastinya.
Diketahui, Pekon Sedampahindah Kecamatan Balikbukit kini tengah membangun fasilitas bermain anak. Pengerjaan disebut juga dilakukan pada malam hari.
Kabar berhembus, sumber dana pembangunan fasilitas bermain anak itu dari DD 2020 dan baru direalisasikan.
Terkait isu itu, Peratin Suratal membenarkan pihaknya tengah membangun fasilitas tempat bermain anak-anak.
Fasilitas itu harus dibangun lantaran telah diajukan.
Ia juga menyebut, di tahun 2020 pekonnya tak ada pembangunan fisik lantaran dana dialihkan ke pos bantuan langsung tunai (BLT) DD.





