Ssttt! Realisasi BLT DD Tahap 1 Desa Bogorejo Ini Diduga Tak Sesuai APBDes

  • Bagikan

GEDONGTATAAN, WAKTUINDONESIA – Kepala Desa (Kades) Bogorejo Kecamatan Gedongtataan Kabupaten Pesawaran, Hermansyah, diduga selewengkan dana bantuan langsung tunai (BLT) tahap satu pada APBDes tahun anggaran 2020.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan media waktuindonesia.id menemukan fakta bahwa dalam APBDes Bogorejo tahun 2020 tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Pasalnya dalam APBDes Bogorejo 2020 untuk BLT ditahap pertama sebesar Rp 248.600.000, namun fakta di lapangan hanya sebesar Rp 97.200.000.

Kepala Seksi Kesra Desa Bogorejo Sapto Priono, menjelaskan bahwa BLT Desa Bogorejo di tahap pertama sebesar Rp 97.200.000.

“Bantuan langsung tunai (BLT) ditahap satu sebesar Rp 600.000 per keluarga penerima manfaat (KPM) dengan jumlah 54 KPM selama tiga bulan mulai dari April, Mei dan Juni, jika Rp 600.000 dikali 54 KPM dan dikalikan tiga bulan maka jumlah keseluruhan dana BLT ditahap satu tersebut sebesar Rp 97.200.000,” jelas Sapto saat ditemui di kediamannya, Sabtu (20/03).

Dia juga mengatakan, tidak mengetahui mengenai dana BLT di tahap pertama sebesar Rp 248.600.000.

“Untuk masalah dana Rp 248.600.000 itu saya tidak tahu karena di dalam laporan dana BLT di tahap awal itu sebesar Rp 97.200.000,” katanya.

Sementara, Kepala Desa (Kades) Bogorejo Hermansyah, ketika dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait hal tersebut, tidak merespon meskipun handphone dalam keadaan aktif.

(Apr/Rob/WII).

BACA JUGA:  Kampung Jawa segera Distribusikan 10 Ribu Buku untuk 560 Pelajar SD - SMA Sumber DD
  • Bagikan