Pelarian 10 Bulan Berakhir, Warga Suoh Dibekuk di Cikupa, Ini Kasusnya

  • Bagikan

LIWA, WAKTUINDONESIA – Sepandai-pandai tupai melompat ia akan jatuh juga. Istilah itu sepertinya tepat dialamatkan pada Kha (46) warga Pekon Roworejo Kecamatan Suoh Lampung Barat (Lambar).

Pasalnya, setelah 10 bulan bersembunyi, ia akhirnya diamankan polisi setelah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dengan dugaan kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

Informasi tersebut dibenarkan Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Suoh, Iptu Abu Bakar mendampingi Kapolres Lambar AKBP Rachmat Tri Haryadi, saat dikonfirmasi Waktuindonesia.id, Jumat (4/6/21).

“Alhamdulillah berkat kerja keras dan kerjasama kita semua, DPO pelaku curat berhasil kita amankan,” ucapnya.

Abu Bakar pun menjelaskan, penangkapan DPO tersebut tercantum dalam Laporan LP / B/ 29 / I / 2020 / POLDA LAMPUNG / RES LAMBAR / SEK Sekincau Tanggal 21 Januari 2020 silam dan masuk dalam Nomor pencarian orang Nomor : DPO / 19 / VIII / 2020 / Reskrim tanggal 28 Agustus 2020 dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Way Suluh l Pekon Roworejo, Suoh, Lambar.

“Atas dasar tersebut kita melakukan pencarian dan penyelidikan secara terus menerus dan alhamdulillah membuahkan hasil,” tegasnya.

Abu Bakar pun menjelaskan ikhwal kronologis penangkapan terduga pelaku curat tersebut, bahwa pihaknya mendapat informasi bila terduga pelaku berada di daerah Cikupa, Tangerang.

“Sehingga tim bergerak dan melakukan penangkapan, namun dengan kondisi melakukan perlawanan pelaku terpaksa kita beri tindakan tegas dan terukur,” lanjutnya.

“Pelaku bakal dijerat hukuman sebagaimana pasal 363 KUHPidana dengan ancaman penjara paling lama 7 tahun,” kata dia.

Sementara itu, atas kejadian curat itu, korban CI mengalami kerugian yang ditaksir sebesar Rp21 juta lebih. Jumlah itu merupakan akumulasi dari barang curian berupa alat sejumlah benda elektornik, beberapa jumlah pcs rokok dan 19 derigen herbisida.

BACA JUGA:  Hiburan Malam Tetap Buka, Pemkab Pringsewu Hujan Kritik

(erw/esa/WII)

  • Bagikan