Dia tidak menampik adanya keluhan warga tersebut, dan mengaku sudah menegur aparatur Desa bernama Eko yang dinilai teledor.
“Saya sudah marahi itu si Eko, karena memang yang datang belakangan sempat diabsenkan duluan, tapi namanya manusia ada khilafnya bang,” ujarnya.
“Pihak Desa sudah menghimbau agar keluarga aparatur Desa di vaksin belakangan, kok ternyata ada masalah seperti ini,” katalnya.
Dirinya meminta permohonan maaf kepada warga atas ketidaknyamanan dalam proses vaksinasi.
“Saya mewakili aparatur Desa Cimanuk meminta maaf, atas ketidaknyamanan ini dan akan berusaha memperbaikinya,” pungkasnya.
(Apr/WII)





