Ditambahkan Peratin Prayitno, kelima warganya itu bakal menjalani isoman selama 14 hari berdasarkan ketentuan dari instansi kesehatan di tingkat kecamatan.
“Sudah berjalan dua hari Isoman nya, dan kami bersama pihak medis akan selalu memonitor perkembangan setiap waktunya. Mudah-mudahan proses penyembuhannya berjalan baik,” harapnya.
Dengan begitu kata Prayitno, pihaknya intens mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya disiplin prokes dan mengimbau tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya berkerumun.
“Kita gencar sosialisasi menggunakan mobil bak terbuka keliling pekon, bahkan kelompok yasinan malam Jumat kita imbau untuk diadakan dua kali seminggu dengan mengutamakan prokes ketat,” tandasnya.
Diketahui, berdasarkan pedoman terbaru yang digunakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) isolasi dijalankan 10 hari plus tiga hari memastikan gejala (Pasien terkonfirmasi dengan gejala ringan dan sedang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR).
Jika tak bergejala (Demam dan gangguan pernapasan) di hari ke-14 yang bersangkutan bisa selesai isolasi.
(erw/esa/WII)





