5 Warga Tigajaya Isoman 10 plus 3 Hari, Pemkon Bagikan Sembako

234

LIWA, WAKTUINDONESIA – Lima warga Pekon (Desa) Tigajaya Kecamatan Sekincau Kanupaten Lampung Barat (Lambar) menjalani isolasi mandiri (Isoman) pasca dinyatakan positif Covid-19 dua hari lalu, Senin (12/7/21).

Pemerintah pekon (Pemkon) setempat pun acuh dengan memberikan sejumlah bantuan sembako sumber dana desa (DD).

Peratin (Kades) Tigajaya, Prayitno, mengatakan pihaknya mendistribusikan bantuan dimaksud dipimpin langsung Camat Sekincau Sri Handayani bersama tenaga kesehatan dari puskesmas, babinsa dan bhabinkamtibmas setempat.

“Hari ini telah diberikan sembako kepada warga Pekon Tigajaya yang terpapar Covid-19, ini sebagai bentuk kewajiban pemerintah pekon yang mana bersumber dari DD yang di dalamnya ada persentase untuk penanganan Covid-19 termasuk pemberian sembako,” jelasnya, Rabu (14/7/21).

Lanjut dia, kelima warga pekon binaannya yang dinyatakan Covid-19 tersebut berdasarkan hasil rapid tes dan swab antigen oleh tim tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Sekincau.

Kelimanya tersebar di tiga pemangku (dusun) pada pekon tersebut.

“Warga kami yang sedang menjalani isoman ada di pemangku Gumbib, Talangsebaris dan Pemangku Vila Tengah,” rincinya.

Ditambahkan Peratin Prayitno, kelima warganya itu bakal menjalani isoman selama 14 hari berdasarkan ketentuan dari instansi kesehatan di tingkat kecamatan.

“Sudah berjalan dua hari Isoman nya, dan kami bersama pihak medis akan selalu memonitor perkembangan setiap waktunya. Mudah-mudahan proses penyembuhannya berjalan baik,” harapnya.

Dengan begitu kata Prayitno, pihaknya intens mensosialisasikan kepada masyarakat pentingnya disiplin prokes dan mengimbau tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya berkerumun.

“Kita gencar sosialisasi menggunakan mobil bak terbuka keliling pekon, bahkan kelompok yasinan malam Jumat kita imbau untuk diadakan dua kali seminggu dengan mengutamakan prokes ketat,” tandasnya.

Diketahui, berdasarkan pedoman terbaru yang digunakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) isolasi dijalankan 10 hari plus tiga hari memastikan gejala (Pasien terkonfirmasi dengan gejala ringan dan sedang tidak dilakukan pemeriksaan follow up RT-PCR).

BACA JUGA:  LSM Cakra Temukan Dugaan Anggaran Fiktif Pekon Madaraya

Jika tak bergejala (Demam dan gangguan pernapasan) di hari ke-14 yang bersangkutan bisa selesai isolasi.

(erw/esa/WII)

Facebook Comments