Per 15 Juli, 1.832 Pendaftar Berebut 1.090 Formasi CPNS dan PPPK di Lambar plus 177

300

LIWA, WAKTUINDONESIA – Tercatat hingga kamis (15/7/2021) jumlah pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) di Kabupaten Lampung Barat (Lambar) mencapai 1.832 orang.

Kepala BKPSDM Ahmad Hikami mengatakan tiap hari pendaftar CPNS dan PPPK terus mengalami penambahan.

“Setiap hari pendaftar bertambah, terbukti hari ini menjadi 1.832 di mana kemarin masih di angka 1.602,” kata dia saat dikonfirmasi Waktuindonesia.id, Kamis (15/7).

Pendaftar sebanyak 1.832 tersebut kata Ahmad Hikami, terdiri atas beberapa rincian.

“Pendaftar CPNS Formasi umum sebanyak 1.126, PPPK non-guru atau kesehatan sebanyak 33 pendaftar dan PPPK tenaga pengajar atau guru sebanyak 673 pendaftar,” rincinya.

Lanjut dia, perihal persyaratan PPPK guru ialah untuk honorer eks kategori 2 (K2), kemudian terdata pada Data Pokok Pendidikan (Dapodik) dan juga diperuntukan bagi guru bersertifikat yang mengajar di sekolah swasta.

“Sedangkan bagi PPPK kesehatan syaratnya minimal tiga tahun pengabdian yang dibuktikan surat keterangan dari eselon II atau Kepala Dinas terkait, sedangkan bagi tenaga kesehatan swasta dibuktikan surat keterangan dari direktur masing-masing,” sebutnya.

Sementara itu Lanjut Ahmad Hikami yang juga Sekretaris Pansel Calon ASN Lambar 2021 menyebut kabupaten berjuluk Bumi Beguwai Jejama tersebut mendapatkan PPPK sebanyak 1.090. Rinciannya, PPPK guru sebanyak 901 orang dan PPPK non guru khusus kesehatan 189 orang, sedangkan untuk CPNS sebanyak 177 orang terdiri atas tenaga kesehatan – tenaga teknis lainnya.

Pihaknya berharap pendaftar teliti administrasi.

Karena menurutnya, setiap tahun menjadi faktor terbesar tidak lolosnya para pendaftar adalah ketidak telitian dalam menginput persyaratan administrasi.

“Jangan sampai tidak teliti, misalnya diharuskan menginput scan transkip ijazah asli tetapi yang di input potocopiannya, ini menjadi masalah. Sehingga diharapkan ketelitiannya,” harap dia.

BACA JUGA:  Aktivis Kritisi 2 Tahun Kepemimpinan Arinal

(erw/WII)

Facebook Comments