Kejari Pringsewu: “Tak Ada Kordinasi Dengan Kakon Ambarawa Timur, Terbukti Korupsi Kami Sikat”

  • Bagikan

Pringsewu, Waktuindonesia – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu menegaskan tidak ada koordinasi dengan Kepala Pekon (Kakon) Ambarara Timur Kecamatan Ambara terkait laporan adanya dugaan korupsi Dana Desa (DD) di pekon setempat.

Hal itu ditegaskan Kajari Pringsewu Ade Indrawan diwakili Kepala Seksi (Kasi) Intel Median Suwardi melalui sambungan telepon, Kamis (23/9/2021).

“Saya tegaskan tidak ada pihak Kejaksaan melakukan koordinasi dengan Kepala Pekon Ambarara Timur Rokhmat terkait laporan dugaan korupsi Dana Desa,” kata Median.

Ia menegaskan Kepala Pekon juga jangan salah arti, mereka juga harus paham pihak Kejaksaan mendampingi bukan untuk melindungi pelaku korupsi tapi mendampingi pelaksanaan dalam pengelolaan anggaran jangan sampai bermasalah.

“Jadi Kepala Pekon jangan salah arti,” tegasnya.

Ketika ditanya Kepala Pekon Ambarawa Timur Rokhmat menyebut sudah koordinasi dengan Kejaksaan atas nama inisial D, Kasi intel mengatakan jika nama tersebut ada di bagian Datun Kejaksaan Pringsewu.

“Jika Kakon menyebut nama Itu, memang ada dia bagian Datun,” ujarnya.

Dikatakan, terkait dengan adanya laporan masyarakat Pekon Ambarawa Timur yang didampingi dari LSM Brigade Anak Negeri Kawal Indonesia (BANKI), masalah dugaan korupsi Dana Desa, pihaknya akan menelaah terlebih dahulu, dan memanggil saksi-saksi mana yang diduga fiktif dan mark up, kemudian segera akan memanggil Rokhmat selaku Kepala Pekon Ambarawa Timur.

“Ya terkait dengan dugaan korupsi Dana Desa, segera akan kami telaah dulu kemudian akan klarifikasi dengan masyarakat selaku pelapor dan Rokhmat sebagai Kakon Ambarawa Timur,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Pekon Ambarawa Timur Kecamatan Ambarawa Pringsewu, Rokhmat akan datang ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu jika ada panggilan terkait dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) Tahun 2018-2020.

Hal itu diungkapkan Kepala Pekon Ambarawa Timur Rokhmat saat dimintai klarifikasi terkait laporan warga kepada Kejari Pringsewu, di Kantor Pekon Jati Agung, Rabu (22/9/2021).

BACA JUGA:  Pasca Erupsi Gunung Sinabung Konsulat Jendral RRT Salurkan Bantuan

“Saya akan penuhi panggilan Kejari Pringsewu jika ada panggilan, karena selama ini pihak Pekon Dan Kejari sudah ada MoU (Memorandum of Understanding-red) terkait pendampingan hukum,” ungkap Rohkmat dengan penuh percaya diri. (Rul/WII)

  • Bagikan