Bupati Dendi Hadiri PKNU II Yang Digelar NU Pesawaran

  • Bagikan

Ia juga menegaskan, bahaya paham radikalisme dan wabah covid-19 menjadi tanggungjawab semua elemen dan masyarakat karenanya semua harus bersama-sama memeranginya.

“Kita perang dengan bahaya paham radikalisme dan pandemi Covid-19, maka tetap disiplin terapkan Prokes dan harus responsif dengan lingkungan untuk segera menginformasikan kepada TNI dan Polri manakala ada kegiatan masyarakat yang mencurigakan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Pelaksana PKNU-II Gus Amin Udin mengatakan bahwa dengan 14 hari kegiatan ini dapat dilaksanakan dan semoga dapat mencetak kader-kader terbaik.

“Setidaknya persiapan biasanya dua bulan, namun dengan semangat pemuda dan geloranya kita dapat mempersiapkan meskipun hanya dua minggu,” kata dia.

Ia menerangkan, calon penggerak nantinya harus dapat meneruskan warisan para ulama khususnya KH Hasyim Ashari. Ikuti dan taati apa yang menjadi aturan panitia penyelenggara.

“Calon penggerak Nahdlatul Ulama diharapkan dapat mewarisi ilmu dan semangat para ulama terdahulu diantaranya KH Hasyim Ashari dan masyayi sebelumnya. Karena berhikmat ke NU berarti berkhimat ke NKRI, karena NU bagian dari NKRI,” pungkasnya.

(Apr/WII).

BACA JUGA:  Bagikan Telor dan Beras, Nanda: Lakukan Gerakan Semesta Cegah Stunting
  • Bagikan