2 Tahun 7 Program Digempur Pandemi, Bupati Lampung Barat: Mohon Maklum

  • Bagikan

LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Kepemimpinan Bupati-Wabub Lampung Barat, Parosil Mabsus-Mad Hasnurin bakal genap empat tahun tepat pada 11 Desember 2021.

Sejak dilantik empat tahun silam, sejumlah program terus diupayakan untuk direalisasikan.

Namun, dua terakhir, tepatnya sejak Maret 2020, di berbagai negara terserang wabah coronavirus, tak terkecuali di Lampung Barat.

Mau tak mau, sejumlah anggaran yang direncanakan untuk membangun kabupaten itu dialihkan untuk difokuskan penanganan covid-19 selama dua tahun terakhir.

Karenanya, dengan berbesar hati, pihaknya tak sungkan memohon maaf bila mana ada usulan dari masyarakat yang hingga saat ini belum dapat terealisasi.

“Selama empat tahun ini telah banyak program yang dijalankan, baik pembangunan jalan, bidang pendidikan dengan seragam gratisnya dan beasiswa perguruan tinggi telah berjalan selama empat tahun ini. Tetapi, mohon maaf apabila masih ada keinginan masyarakat yang belum bisa direalisasikan tahun ini harap bersabar,” katanya.

“Terlebih pada dua tahun terakhir yang mana dalam situasi pandemi. Banyak, anggaran yang sebelumnya telah direncanakan untuk pembangunan daerah kini beralih untuk penanganan covid-19,” katanya saat pengajian akbar memperingati empat tahun kepemimpinan PM di kediaman Bupati Parosil di Pekon (Desa) Pura Wiwitan, Kecamatan Kebuntebu, Rabu, 8 Desember 2021.

Menurutnya, pembanguan infrastruktur mantab saat ini tengah difokuskan di Kecamatan Suoh dan BNS.

“Jadi mohon dimaklumi bila di daerahnya masih ada jalan yang rusak nanti akan ditangani. Karena tahun ini tengah memfokuskan pembanguanan di daerah Suoh dan BNS. Dalam bidang iman dan taqwa juga ada program baru yakni santunan kematian,” terangnya.

Diuraikan, selama empat tahun kepemimpinannya telah banyak program yang dijalankan.

Utamanya yang tertuang dalam tujuh program Lampung Barat Hebat yang menjadi program kerja PM.

BACA JUGA:  6 Ribu Liter Minyak Goreng Polres Lampung Barat Diserbu Warga

Antaranya, peningkatan infrastruktur mantab dengan pembangunan jalan poros penghubung kecamatan dan jalan kabupaten, kemudian pembangunan jembatan, irigasi, listrik dan sarana air bersih.

Kedua, Kota Liwa sebagai Kota Budaya dengan penataan dan pembangunan ruang terbuka, seperti alun-alun, taman bermain, kemudian pembangunan rumah budaya dan pembangunan sarana dan prasarana perkotaan.

Ketiga, Semua Bisa Melanjutkan Sekolah, mengangkat guru honor murni menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak, kemudian seragam gratis bagi siswa-siswi kurang mampu, bantuan bagi siswa berprestasi yang diterima di perguruan tinggi negeri, meningkatkan mutu pendidikan, dan mewujudkan mimpi masyarakat kecil untuk menjadi dokter melalui program Beasiswa Lampung Barat berprestasi.

Keempat, pelayanan masyarakat sehat dengan peningkatan sarana dan prasanan puskesmas dan rumah sakit daerah, penambahan tenaga medis dam paramedis, perluasan jaminan kesehatan yang tidak masuk PBI JKN.

  • Bagikan