PRINGSEWU, WAKTUINDONESIA – Belum genap dua tahun, kondisi proyek pembangunan toilet milik Dinas Kepemudaan, Olah Raga, dan Pariwisata (Disparpora) Kabupaten Pringsewu bernilai ratusan juta rumah mengalami retak – retak. Bahkan bagaian atap genteng yang menggunakan konstruksi baja ringan hancur berantakan.
Proyek tersebut berasal dari anggaran kegiatan tahun 2020 berupa toilet senilai Rp532 juta. Lokasi pembangunan berada di dua tempat lokasi wisata, yakni wisata Talang Indah, Kelurahan Pajaresuk dan Air Terjun Selapan, Kecamatan Pardasuka.
Saat ini kasus pembangunan toilet tersebut sudah dilaporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu.
“Sudah kami terima laporan pengaduannya dan sedang kami telaah,” kata Kasi Intel Kejari Pringsewu, Median Suwarsi melalui sambungan telepon, Senin 11 April 2022.
Median mengungkapkan, laporan pengaduan tersebut masuk di Kejari sejak Jumat 8 Maret 2022 yang lalu.





