Bukber Bareng Wartawan, Bupati Parosil Ungkap Ingin Lampung Barat Punya Museum Kopi, Digarap 2023

  • Bagikan

LAMPUNG BARAT, WAKTUINDONESIA – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus tampaknya benar-benar ingin mengembalikan kejayaan kopi robusta hasil bumi kabupaten yang ia tukangi sejak 11 Desember 2017 silam.

Setelah sekolah kopi dan kampoeng kopi, bupati yang akrab disapa Pak Cik itu berkeinginan kabupaten Lampung Barat memiliki museum kopi.

Hal itu ia ungkapkan saat Pak Cik dan Wakil Bupati Lampung Barat Mad Hasnurin menggelar buka puasa bersama (Bukber) dengan wartawan di Lamban (Rumah) Dinas Bupati, di depan Kebun Raya Liwa (KRL) Pekon Kubuperahu Kecamatan Balikbukit, Kamis, 28 April 2022 malam.

Bahkan pihaknya tengah berupaya agar museum kopi itu mulai digarap pada tahun 2023.

Ia juga sempat mengungkapkan lokasi bakal didirikannya museum kopi itu, yakni tak terlalu berjauhan dengan lokasi sekolah kopi.

Menurutnya, ia berkeinginan Lampung Barat benar-benar salah satu daerah penghasil kopi terbaik di tanah air.

“Jika ini terujud, Lampung Barat akan dikenal sebagai penghasil kopi terbaik. Mudah-mudahan tahun 2023 museum kopi mulai laksanakan,” ujar dia.

Dikatakan, museum kopi itu bakal melengkapi satu-satunya sekolah kopi di Indonesia itu.

“Di Indonesia, sekolah kopi ini hanya ada di Lampung Barat,” tegasnya.

Diketahui, Bupati-Wabup Lampung Barat Parosil Mabsus-Mad Hasnurin menggelar bukber bareng wartawan yang tergabung dalam sejumlah organisasi yang bertugas di kabupaten bermotto Beguai Jejama itu.

Yakni, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Wartawan Online (IWO), AJOI, PORKOWAP, PWRI dan AWPI.

Bupati Parosil mengatakan kegiatan hari ini bentuk rasa sukur di bulan Ramadan 1443 Hijriah. Bukber itu juga sebagai ajang silaturahim saling memaafkan jelang hari raya Idul Fitri tahun ini.

Pak Cik mengungkapkan terimakasih dan apresiasi kepada jurnalis yang hadir.

BACA JUGA:  Baznas Pesawaran Berikan Santuan Ibu Poniyem, Warga Way Ratai yang Menderita Penyakit Gula

Ia juga mengapresiasi wartawan yang selama ini turut membangun Lampung Barat dengan segala karyanya mendukung terujudnya Lampung Barat Hebat dan Sejahtera.

Diakui, pada prinsipnya semua upaya dan hasil pembangunan butuh publikasi.

Pak Cik berharap kerjasama yang telah terjalin dengan segala keterbatasan terus ditingkatkatkan.

Menurutnya, profesi wartawan atau jurnalis adalah profesi mulia. Bahkan peranannya cukup strategis.

Sebagai kepala daerah, pihaknya tak menampik peran media massa dalam pembangunan sehingga terpublis ke khalayak luas.

“Sehingga apa yang telah diperbuat dalam membangun bisa diketahui masyarakat Lampung Barat hingga provinsi bahkan tingkat nasional,” tambanya.

Sementara itu, sebelumnya, Ketua PWI Lampung Barat, Rifai Arif saat menyampaikan sambutan mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Pemkab Lampung Barat dan wartawan yang bertugas di kabupaten itu.

“Kami berharap sinergi tersebut terus ditingkatkat ke depan,” kata ketua PWI yang karib disapa Fa’i itu.

(WII)

  • Bagikan