Dikeluhkan Warga Banjir, Pemkab Pesawaran Pastikan Drainase RS Urip Telah Sesuai Peruntukan

  • Bagikan
Pemkab Pesawaran tindaklanjuti keluhan warga soal banjir di RS Urip Gedongtataan/Foto: Ist

WAKTUINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Pesawaran menindaklanjuti keluhan masyarakat dan pemberitaan media terkait terjadinya genangan air dan banjir di sekitar lokasi pembangunan Rumah Sakit (RS) Urip Gedongtataan, Desa Kutoarjo, Kecamatan Gedongtataan kabupaten setempat, Rabu 21 Januari 2026.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi faktual di lapangan serta merumuskan rekomendasi serta upaya penanganan yang komprehensif. Peninjauan dilakukan oleh tim terpadu yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pesawaran.

Koordinator tim peninjau dari perwakilan Dinas DPMPTSP Hapni menyampaikan, berdasarkan hasil pengawasan dan verifikasi lapangan, diketahui bahwa secara tata ruang, lokasi pembangunan RS Urip Gedongtataan telah sesuai dengan peruntukannya sebagai kawasan permukiman perkotaan.

Hal ini mengacu pada Peraturan Daerah Kabupaten Pesawaran Nomor 6 Tahun 2019 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pesawaran, serta Rekomendasi Pemanfaatan Ruang Nomor: 600/87/IV.03/FPR/REKOM/2024 tertanggal 20 November 2024.

“Dari sisi perizinan dan lingkungan hidup, pelaku usaha pembangunan RS Urip juga telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Pelaku usaha tercatat telah mengantongi Persetujuan Lingkungan Nomor: 600/01/IV.09/X/2024 tertanggal 31 Desember 2024, serta Persetujuan Teknis (Pertek) Air Limbah Nomor: 660/01-Des/IV.09/2024 tertanggal 30 Desember 2024, terkait pemenuhan baku mutu air limbah yang dibuang atau dimanfaatkan ke badan air permukaan,” katanya.

Perwakilan RS Urip Gedong Tataan Arif Bastian Rasyid menyebut, sebagai bentuk antisipasi, pihak rumah sakit juga telah membangun saluran siring dan drainase, baik di dalam area rumah sakit maupun di luar lokasi pembangunan.

“Selain itu, pelaku usaha turut memfasilitasi warga sekitar untuk memanfaatkan saluran drainase rumah sakit sebagai jalur pembuangan limbah domestik warga, serta membangun jalan beton di lingkungan setempat,” ujarnya.

BACA JUGA:  Hari Ketiga Lebaran, Jalan Menuju Wisata Pesawaran Mulai Dipadati Kendaraan
  • Bagikan