Warga Jandi Meriah Datangi DPRD Karo, Minta Kades Dipecat

474

KARO, WII – Ratusan warga Desa Jandi Meriah, Kecamatan Tiga Nderket, Kabupaten Karo mendatangi Gedung DPRD. Kedatangan itu untuk menyaimpaikan keluh kesah dan juga ketidakpercayaan lagi terhadap Kepala Desa Jandi Meriah, Senin (27/7).

Salah satu perwakilan warga desa, Jainal Bangun, mengatakan selama dalam rapat Pemerintah Desa (pemdes), kades Jandi Meriah, Gunawan Peranginangin, tidak lagi menghargai masyarakatnya.

“Artinya pemerintah desa dalam hal ini kepala desa tidak terbuka dan tidak transparan terhadap warga terkait penanganan Covid-19, atas 145 kepala keluarga (KK) penerima BLT-DD yang terdata, dalam penandatanganan penerima dari jumlah tersebut, ada 10 kepala keluarga tidak menandatangani penerimaan BLT-DD tersebut sehingga pembagian BLT-DD tidak jadi dibagikan,” jelasnya dihadapan Anggota DPRD Karo saat gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Ruang Kantor DPRD Karo.

Di lanjutkannya kembali, “Apa lagi Kepala Desa tidak berpihak kepada rakyatnya, terkait Pertanahan  yang menurut pihak BPN biaya pengukuran  secara resmi (membuat patok batas tanah) hanya sebesar 250,000,- rupiah, yang diminta pemerintahan Desa  Jandi Meriah sebesar  400.000,- rupiah,” kata Jainal.

“Jadi kami  hadir ke kantor DPRD ini untuk mengusulkan dan meminta agar kepala desa Jandi Meriah segera di copot,” tambah dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Karo Iriani Br Tarigan, setelah menerima kedatangan dan mendengarkan keluh kesah warga tersebut mengatakan, “Semua ada undang undangnya, ada regulasi yang mengaturnya, sehingga kami anggota DPRD Karo hanya bisa memfasilitasi sebagai mediator terkait pembahasan yang kita lakukan saat ini, kami tidak berhak memutuskan untuk memberhentikan Kepala Desa,” jelas dia.

“Hanya saja kami tetap memberikan solusi  terbaik dengan membahas bersama Pemerintah Kabupaten Karo  melalui Dinas terkait, jadi  besok kita akan langsung gelar rapat kembali bersama pihak pihak yang terkait dalam kaitan hal pemerintahan desa,” tambah Ketua DPRD tersebut.

BACA JUGA:  Kapolres Alim Sahkan Gedungboga KTN

Sedangkan, saat wartawan menghubungi Kepala Desa Jandi Meriah Gunawan Peranginangin melalui selulernya, handphone sedang tidak aktif, hingga berita ini dinaikkan ke redaksi (rek/WII)

Facebook Comments