Dendi Akui Pesawaran Jadi Tempat Strategis Transaksi Narkoba

195

GEDONGTATAAN, WII – Bupati Pesawaran membuka kegiatan pelatihan materi Pencegahan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), yang dilaksanakan oleh Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) kabupaten tersebut.

Dalam kesempatan itu, Dendi menyebutkan Kabupaten Pesawaran menjadi lokasi transit favorit dari para pengedar narkoba.

“Pesawaran memang masuk dalam ranking penyebaran narkoba, secara geografis menjadi kabupaten strategis sebagai tempat transaksi narkoba, saya akui itu,” kata Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, di GSG Kabupaten setempat, Selasa (15/9).

Sebab itu, Dendi berharap agar setiap elemen masyarakat dapat mendukung pemerintah dan juga pihak kepolisian dalam membantu pencegahan dan juga pemberantasan narkoba.

“Saya tidak bisa sendiri bekerja dalam rangka penanggulangan narkoba, TNI, Polri dan pemkab perlu bantuan organisasi, dan juga seluruh masyarakat, untuk memberikan masukan dan juga program-program kepada pemkab,” kata Dendi.

Selain itu, dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk dapat peduli terhadap penyalahgunaan narkoba. Hal itu bertujuan untuk membuat Kabupaten Pesawaran sebagai daerah yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

“Yang dibutuhkan adalah generasi yang peduli, bukan cuma anti narkoba, kalau peduli kita bisa peka terhadap segala sesuatu yang ada di lingkungan kita. Kalau ada indikasi penyalahgunaan narkoba di kampung kita, tolong ambil tindakan dengan cara melaporkan kepada pihak yang berwajib, jangan cuma diam,” harapnya.

“Yakin lah kepada kami, Insyaallah selama saya menjabat sebagai bupati, kami bersama GPAN berkomitmen memberantas dan memerangi narkoba dan tentunya bersama dengan batuan organisasi lainnya,” tutup dia.

Diketahui, kegiatan pelatihan tersebut diberikan kepada para anggota GPAN Kabupaten Pesawaran, mulai dari tingkatan kecamatan dan dengan tingkat desa, dengan pemateri dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung. (Snd/WII)

Facebook Comments
BACA JUGA:  Polres Mesuji Perketat Pengamanan, Pasca Serangan Terduga Teroris Lone Wolf Mabes