Nah Loh.. DPRD Pesawaran Bidik Dugaan Pungli Prona di Sidomulyo

  • Bagikan

NEGERIKATON, WAKTUINDONESIA– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesawaran segera menindaklanjuti dugaan pungutan liar (pungli) sertifikat proyek operasi nasional agraria (Prona) tahun 2020 oleh oknum Kepala Desa Sidomulyo Kecamatan Negerikaton Kabupaten Pesawaran.

Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi 1 Bidang Pemerintahan DPRD Pesawaran Bumairo, saat dihubungi waktuindonesia.id, Kamis (17/12).

“Jika biaya prona dari peraturan tiga Menteri itu maksimal Rp200 ribu lalu ada yang memungut biaya prona lebih dari peraturan tersebut, itu sudah masuk dalam kategori Pungli,” ungkapnya.

BACA:  •  Diduga Pungli Serifikat Prona Rp650 Ribu, Ini Tanggapan Kades Mulyadi

•  Dugaan Pungli Prona di Sidomulyo Memasuki Babak Baru

Ia juga menjelaskan bahwa Pemerintahan mengeluarkan Program sertifikat Prona itu untuk meringankan beban masyarakat bukan untuk membebani masyarakat.

“Jika masyarakat merasa terbebani dengan adanya pungutan liar sertifikat prona yang ada di Desa Sidomulyo itu harus segera di laporkan dan diproses secara hukum karena itu sudah menyalahi aturan,” jelasnya

Pihaknya juga akan menindaklanjuti dan akan melakukan pemanggilan terhadap Kepala Desa Sidomulyo yang sudah melakukan dugaan pungli tersebut.

“Ya jika ada laporan dari masyarakat/warga atau pendamping masyarakat atau wartawan, LSM, kami akan menindaklanjuti dan melakukan pemanggilan,” pungkasnya
(Apr/rob/WII)

BACA JUGA:  Diduga Melakukan Pengancaman, Sodara Wakil Bupati Dairi Di Polisikan
  • Bagikan