Untuk keseluruhan pembangunan wisata dan ketahanan pangan, akan dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa) dapat menjadi motor penggerak dalam mengelola desa wisata.
Sehingga pemerintah desa dapat membantu dalam permodalan awal selain juga bisa bekerjasama dengan pihak bank atau swasta lainnya dalam mengembangkan desa wisata.

BUMDesa dan pelaku jasa pariwisata harus melakukan kerjasama yang baik dalam mempromosikan dan pelayanan kepada para wisatawan.
Desa wisata yang sukses tidak hanya memilki objek wisata yang indah tetapi juga harus bisa membuat kegiatan-kegiatan dan atraksi yang menarik agar setiap wisatawan memiliki kesan dan pengalaman selama liburan.
“Salah satu sektor potensial yang dapat dikembangkan adalah pariwisata, karena hampir setiap desa di Mesuji memilki potensi pariwisata yang bisa dikelola baik dari kebudayaan hingga wisata alam yang bisa dijadikan sebuah konsep bisnis yang bisa dijalankan oleh masyarakat desa,” pungkasnya.
(fan/aga/WII)





