LIWA, WAKTUINDONESIA – Akun facebook (FB) Yuli Yani mengggah dua foto yang menampakkan hutan yang dirambah.
Dua foto itu dikirim ke group FB Berita Lampung Barat Terkini.
Yuli Yani menulis captions sedikit memertanyakan yang bakal dilakukan polisi kehutanan (Polhut) di Lampung Barat (Lambar).
Yuli Yani juga menyebut Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) di Kayu Are.
Namun, entah tak tahu atau sengaja, akun itu menyebut hutan TNBBS di areal taman nasional. Padahal huruf TN pada tulisan TBBBS adalah akronim atau singkatan dari taman nasional.
“Apa yang akan dilakukan oleh anggota Polhut, ini jelas perambahan hutan TNBBS, di taman nasional, di area kayu are,” tulis akun itu.
Hingga Minggu (9/5/21) sekitar pukul 16.00 WIB, foto yang diunggah 11 jam lalu itu, telah disukai 56 like dan 30 komentar.
Waktuindonesia.id sempat mengirim pesan (Inbook) memertanyakan kepastian dan lokasi serta waktu foto yang dia unggah diambil. Sayang belum direspon.
Sementara itu, Kepala TNBBS Resort Suoh, Lambar, Sulki saat dimintai tanggapan tak banyak komentar.
Ia hanya menyebut pihaknya telah menurunkan anggotanya guna mengecek dan memastikan titik lokasi yang disebut akun Yuli Yani.
“Masih dicek anggota, masuk TN (TNBBS) atau tidak,” singkat dia.
Diketahui, beberapa waktu lalu, TNBBS di Kayu Are sempat dirambah. Dan titik lokasi ditemukan oknum wartawan. Namun sayang oknum wartawan itu memanfaatkan untuk dugaan pemerasan. Ia disebut memeras perambah hutan di TNBBS. Oknum wartawan itu akhirnya terciduk. BACA BERITA LENGKAPNYA: Diduga Peras Perambah, Pria Ini Ditangkap PolisiĀ
(esa/WII)




