Meski sejatinya, lanjut Okmal, dengan melihat DAU Lambar yang hanya Rp460 Milliar ini semestinya hanya diangka Rp35 Milliar untuk penanganan covid-19. Hal itu sesuai dengan PMK sebesar delapan persen. Akan tetapi, pihaknya membulatkan dana penanganan covid-19 menjadi Rp41,3 Milliar.
Masih kata Okmal, anggaran tersebut akan digunakan sebagai penanganan covid-19 selama 2021, antaranya di bidang kesehatan yang meliputi pencegahan penanganan covid-19 dan penanganan kesehatan, tukon vaksinasi, penanganan dampak ekonomi dan jaminan sosial (Bansos).
“Dari 41 telah realisasi per hari ini Rp13 Milliar. Sekarang penanganan Covid-19,” pungkasnya.
(dri/WII)




