Pembangunan Komplek Perkantoran Pemkab Pesibar Terganjal Pandemi Hingga Defisit

  • Bagikan

KRUI, WAKTUINDONESIA – Pandemi Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang hingga kini belum juga usai serta Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) Lampung yang mengalami defisit berdampak besar terhadap pengalokasian anggaran untuk pembangunan komplek perkantoran Pemkab Pesibar.

Kondisi tersebut secara otomatis ikut berpengaruh terhadap progres pengerjaan proyek multiyears dimaksud yang berada di tengah-tengah ibukota kabupaten, Kecamatan Pesisir Tengah.

“Hingga saat ini berdasarkan hasil evaluasi dan verifikasi yang dilakukan oleh tim konsultan, progres pembangunan komplek perkantoran Pemkab Pesibar yang dikerjakan oleh PT. Jaya Konstruksi (Jakon) per Juli lalu mencapai 53 persen dari total pagu anggaran yang mencapai Rp191 Milyar lebih,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan komplek perkantoran Pemkab Pesibar, Murry Menako, mendampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Jalaludin, saat dikonfirmasi diruang kerjanya, Senin (13/9).

Murry menjelaskan dalam pembangunan tersebut pada dasarnya Pemkab Pesibar merencanakan tiga tahun anggaran. Pada Tahun 2019 lalu planning anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp20 Milyar.

“Pada saat itu yang terealisasi hanya sebesar Rp10 Milyar, pada tahun itu merupakan jadwal pelaksanaan Pemilu,” jelasnya.

Sedangkan pada Tahun 2020, lanjut Murry, dalam planningnya anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp80 Milyar dan terealisasi sebesar Rp50 Milyar.

BACA JUGA:  Hadiri Pengajian, Bupati Parosil Serahkan Insentif Guru Ngaji, Imam Masjid dan Marbot
  • Bagikan