SUMUT, WAKTUINDONESIA – Sebelum beraksi, para terduga perampok toko emas bersenjata api (Senpi) milik Aulia Chan dan Toko Emas Masrul di Pasar Simpang Limun, Medan, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (26/8/21) ternyata telah mengecekan lokasi target dan membalut tangan dengan hansaplast.
Hal itu diungkapkan Kapolda Sumut Irjen Panca Purta saat memipimpin pres release pengungkapan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di Toko Mas Aulia Chan dan Masrul F, di Lapangan KS Tubun Polda Sumut, Rabu (15/9).
Menurut Kapolsa Panca, para terduga pelaku berjumlah lima orang. Satu di antaranya otak pelaku.
Mereka adalah HT (38), PS (32), FA (22), P (24) dan DR (64). HT disebut sebagai otak pelaku.
Dalam pengungkapan perapompokan itu, Polda Sumut bekerjasama dengan Pemko Kota Medan dengan melakukan pengecekan CCTV milik Pemko Kota Medan.
Berkat kerjasama dari Tim Gabungan Polda Sumut berhasil menemukan identitas dari para pelaku, yaitu H (38) yang merupakan otak pelaku pencurian emas yang terpaksa ditindak tegas dan terukur akibat melawan petugas saat pra rekonstruksi.





