APA ITU PENYAKIT TBC DAN PENANGGULANGAN TBC

  • Bagikan
Bupati Lambar Parosil Mabsus mengimbau masyarakat untuk berprilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Foto: ist

Tuberkulosis yang dulu dikenal sebagai TBC, merupakan penyakit menular yang menyerang seluruh golongan masyarakat dan mengakibatkan menurunnya produktivitas, terjadinya kecacatan dan kematian yang berdampak pada kekuatan dan ketahanan keluarga dan masyarakat. Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan beban TBC yang tinggi. Untuk menurunkan beban TBC harus ditemukan kasus TBC sedini mungkin dan sebanyak- banyaknya didalam masyarakat, untuk mendapatkan pengobatan sampai sembuh. Karena terbatasnya informasi mengenai TBC dan masih adanya stigma tentang TBC di masyarakat serta masih banyaknya pasien TBC yang belum ditemukan terutama di daerah terpencil, kegagalan pengobatan akibat tidak patuh menelan obat sesuai aturan/standar pengobatan.

Pemkab Lampung Barat melalui Dinas Kesehatan meluncurkan ambulance kode 119 untuk mengoptimalkan pelayanan kesehatan. Tampak di foto Bupati Parosil Mabsus tengah mengendarai dan mengecek fitur Mobil 119 bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin saat hendak meresmikan gedung Public Safety Center di kompleks pemda setempat, Rabu (25/11/2020). ist

Dari hasil pelaksanaan program TBC di Kabupaten Lampung Barat
1. Tahun 2020 capaian penemuan kasus baru sebanyak 210 kasus
2. Tahun 2021 capaian penemuan kasus baru sebanyak 247 kasus
3. Tahun 2022 sampai dengan bulan Juli capaian penemuan kasus baru sebanyak 191 kasus

Apa itu TBC?
Tuberkulosis (TB) atau yang dulu dikenal TBC adalah penyakit menular langsung yang disebabkan oleh kuman TB (Mycobacterium tuberculosis). TB bukan disebabkan oleh guna-guna atau kutukan. TB juga bukan penyakit keturunan. Sebagian besar kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ atau bagian tubuh lainnya (misalnya: tulang,kelenjar, kulit, dll).

TB dapat menyerang siapa saja, terutama menyerang usia produktif/masih aktif bekerja (15-50 tahun) dan anak-anak. TB dapat menyebabkan kematian. Apabila tidak diobati, 50% dari pasien akan meninggal setelah 5 tahun.

Apa Saja yang Menjadi Faktor Risiko Penularan TB

1. Pasien TB paru dengan BTA positif lebih berisiko menularkan
2. Jumlah percikan dahak dalam udara dan lamanya menghirup udara tersebut.
3. Kontak erat dengan pasien TB,
4. Tinggal di daerah padat penduduk, Ventilasi rumah tidak mampu meggerakkan udara keluar dan sinar Matahari tidak masuk.
5. Tempat orang berkumpul (Tempat kerja, Asrama/pesantren, Sekolah, Pengajian)
6. Orang yang bekerja dengan bahan kimia yang ber-risiko menimbulkan paparan infeksi paru
7. Orang dengan penyakit HIV dan/atau DM lebih mudah menjadi sakit TB
8. Orang dengan status gizi rendah

BACA JUGA:  Diskominfo Mesuji Kini Miliki Siaran Radio yang Dapat Diakses Melalui Website, Aplikasi Berbasis Android dan IOS

Pemeriksaan TBC

  • Bagikan