Ia mengungkapkan, bahwa penanganan kemiskinan harus mengandalkan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) untuk mengalokasikan sumber daya dengan tepat guna dan mempercepat upaya mengurangi kemiskinan ekstrem di wilayah yang membutuhkan intervensi dan bantuan langsung. Selain itu, tingkat kemiskinan Kabupaten Pesawaran tahun 2023 telah mengalami penurunan.
“Tingkat kemiskinan Kabupaten Pesawaran tahun 2023 sebesar 12,89% atau 59.290 jiwa, yang mengalami penurunan dari tahun 2022 yaitu sebesar 13,85%. Dan untuk angka kemiskinan ekstrim Kabupaten Pesawaran tahun 2022 sebesar 1,89%, atau mengalami penurunan dari tahun 2021 yaitu sebesar 2,28%,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran menerapkan tiga strategi untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan ekstrem, yakni mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi jumlah angka kemiskinan melalui program unggulan.
“Salah satu program unggulannya seperti bantuan “BerKah (Beras Sedekah), BenaR (Benah Rumah), BeRKaT (Bantuan Bedah Rumah Layak Sehat), Bapa Siji (Bantuan Pangan Siap Saji)” untuk kaum duafa dengan melibatkan UMKM setempat,” pungkasnya.
(WII)





