“Peruntukan tahun lalu perawatan rutin pengecatan-pengecatan gitu aja. Anggaran juga minim, jadi yang bisa dilakukan hanya sekadar pengecatan. Penangan berat belum bisa untuk mengganti yang rusak parah,” katanya.
Penampakan di Lapangan Meski Cat Mutu 1
Meski Antoni menyebut pengecatan dilakukan tahu lalu, fakta di lapangan terlihat ornamen yang berada di Kota Liwa kondisinya terlihat kusam dan berlumut.
Kondisi itu terlihat pada ornamen selamat datang di Kota Liwa, ornamen di depan Pom Bensin Liwa, ornamen depan Hotel Jembar Manah (Hotel Darsono), ornamen Taman Hamtebiu dan pembatas jalur Jalan Dua Raden Intan.
Meski dalam item belanja cat pada tahun lalu, 2025, masuk katagori mutu satu. Baik cat dasar maupun eksterior.
Baca Berita Sebelumnya: Di Balik Anggaran Cat DLH Lampung Barat Rp191 Juta, Ornamen hingga Pembatas Jalan Jalur 2 tampak Kusam dan tak Terawat
2026 Siapkan Anggaran Perawatan hingga Ratusan Juta
Sekadar informasi, pihak DLH pada tahun 2026 juga telah menganggarkan hingga ratusan juta rupiah untuk perawatan rutin atau perawatan ruang terbuka hijau (RTH).***





