“Sebab itu, DKP3 Pesibar akan segera jemput bola ke atas dengan harapan Pesibar bisa mendapatkan bantuan fasilitas mesin penyedot air atau sumur bor yang bisa kita realisasikan melalui Kelompok Tani (Poktan) untuk memaksimalkan hasil produksi padi di Pesibar,” imbuhnya.
Ia tak menampik, upaya pemenuhan fasilitas yang dibutuhkan terhadap area sawah tadah hujan di kabupaten paling bungsunya Lampung itu, idealnya dikucurkan melalui berbagai program pemerintah pusat. “Mengingat ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pesibar saat ini sangat minim, sedangkan kebutuhan pada sektor lain juga masih sangat besar,” ungkapnya.
Ia menandaskan, pihaknya berharap agar Pesibar bisa mendapat bantuan sesuai yang dibutuhkan daerah dalam upaya peningkatan hasil produksi padi.
“Terlebih hal tersebut juga selaras dengan program Presiden, Prabowo Subianto terkait swasembada pangan,” pungkas Irvan.***





