Polisi Pulangkan sang Dj Cantik, Beda Nasib dengan Pasutri dan 3 Lainnya

2106

MESUJI, WAKTUINDONESIA  –  Dj cantik, Rer, akhirnya keluar dari Mapolres Mesuji Lampung, Senin (12/4/21).

Itu setelah Dj Rer usai menjalani test urin dan dipastikan negatif zat terlarang.

Sebelumnya, joki musik wanita itu sempat diamankan bersama dua terduga bandar narkoba yang berstatus pasangan suami istri  (Pasutri) Suk (30) dan SM (28) warga Sungai Ceper, Ogan Kemering Ilir (OKI) Sumsel, di tempat acara hajatan Desa Nipah Kuning Kecamatan Mesuji, Minggu (11/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Tiga terduga pembawa senjata tajam (sajam) juga tak luput dari tangkapan koprs baju cokelat di Mesuji itu.

Ketiganya, yaitu : Hen (22) warga Desa Sungai Badak, Tak (25) warga Desa Sungai Menang dan seorang bocah berumur 14 tahun.

Sebelumnya 200 personel tim gabungan gugus tugas Covid-19 terdiri atas TNI, Polri dan Satpol-PP yang dipimpin langsung Kabag Ops AKP Pandiangan, membubarkan  acara resepsi pernikahan di Desa Nipah Kuning yang dinilai melanggar protokol kesehatan (Prokes) sesuai arahan dari Wakapolres Kompol M Joni mewakili Kapolres Mesuji AKBP Alim.

Wakapolres Kompol M, Joni mengatakan satu kali 24 jam di mapolres, Dj Rer mrnjlaani pemeriksaan dan test urin guna memastikan status Rer.

“Namun hasil uji lab negatif narkoba. Dia (Rer) tidak kita amankan tapi kita selamatkan agar dia bisa pulang, kalau tidak dibawa ke polres dikhawatirkan akan dipaksa untuk main kembali di tempat lain,” kata Wakapolres mesuji M Joni, kepada Waktuindonesia.id, Senin (12/4).

Sayang, pihak Rer tak memberikan keterangan atas pengamanan itu.

BACA JUGA:
Polisi Bubarkan OT, Angkut 2 Pelaku Judi Koprok dan Miras

Virall! DJ Cantik Diamankan Polisi Mesuji, Ada Sepasang Pasutri Ditangkap

BACA JUGA:  Masyarakat Pesawaran Dianjurkan Shalat Ied di Rumah, Sekkab Kesuma: Sudah Kesepakatan

Sementara, dari pasutri polisi mengamankan barang bukti (BB), yaitu sembilan butir pil diduga ekstasi dan satu paket kecil diduga sabu dan uang sebanyak Rp57,025 ribu.

“Pasangan pasutri itu terancam hukuman ninimal empat tahun penjara,” terangnya.

Sementara tiga terduga pembawa sajam terancam hukuman 12 tahun penjara,” tegas wakapolres.

Ia memastikan pihaknya masih melakukan pengembangan.

(fan)

Facebook Comments